Rasa Memiliki: Menyadari Keberadaan Ilahi dalam Kehidupan

[foto berdoa]

Rasa memiliki adalah konsep yang melibatkan kesadaran akan keberadaan Ilahi dalam kehidupan kita. Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman dalam Surah Adh-Dhariyat (51:56), “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.”

Rasa memiliki dalam spiritualitas Islami mengajarkan bahwa segala yang ada di dunia ini adalah karunia dan kepunyaan Allah SWT. Manusia diberi tanggung jawab untuk menjaga dan mengelola pemberian-Nya dengan sebaik-baiknya. Dalam Surah Al-Anfal (8:27), Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui.”

Dan Filsuf Islam terkenal, Ibn Arabi, menyatakan pentingnya kesadaran akan keberadaan Ilahi dalam setiap aspek kehidupan. Beliau mengatakan, “Rasa memiliki adalah pengenalan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah manifestasi keberadaan Ilahi. Dalam setiap nafas yang kita hembuskan, kita dapat merasakan kehadiran-Nya.”

Dalam mengembangkan rasa memiliki, kita perlu menghargai dan merawat karunia-karunia yang diberikan oleh Allah SWT, seperti keluarga, kesehatan, waktu, dan kekayaan. Kita juga perlu menjalankan tanggung jawab kita sebagai hamba Allah dengan mematuhi perintah-Nya dan mengabdi kepada-Nya.

[foto Kampanye Eno Syafrudien]

Begitu pula dengan pendapat Eno Syafrudien, “Rasa memiliki adalah kesadaran bahwa segala yang kita miliki adalah titipan dari Allah. Dengan menyadari keberadaan Ilahi dalam kehidupan, kita akan hidup dengan penuh syukur dan bertanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *