Menghormati Perbedaan: Memahami Keanekaragaman dalam Spiritualitas Islami

[foto Keragaman SARA]

Keanekaragaman merupakan salah satu fitrah dalam penciptaan Allah SWT. Dalam perspektif spiritual Islami, menghormati perbedaan adalah nilai yang sangat penting. Allah SWT berfirman dalam Al Quran, dalam Surah Al-Hujurat (49:13), “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.”

Menghormati perbedaan bukan berarti meniadakan kebenaran atau mengabaikan nilai-nilai yang kita yakini. Ia mencakup sikap saling menghormati, saling mendengarkan, dan saling memahami perspektif yang berbeda. Dalam Surah Al-Kafirun (109:6), Allah SWT berfirman, “Bagimu agamamu, dan bagiku agamaku.” Ayat ini mengajarkan pentingnya menjaga keberagaman dalam beragama dan menjunjung tinggi hak setiap individu untuk memeluk keyakinannya sendiri.

Seorang Filsuf Islam terkenal, Maulana Wahiduddin Khan, menggarisbawahi pentingnya menghormati perbedaan dalam spiritualitas Islami. Beliau menyatakan, “Menghormati perbedaan bukan berarti setuju dengan perbedaan tersebut, tetapi berarti menghormati kebebasan individu dalam memilih jalan hidup dan keyakinan yang sesuai dengan hati nurani mereka.”

Dalam mengembangkan sikap menghormati perbedaan, kita perlu melihat bahwa perbedaan adalah hikmah yang dikehendaki Allah SWT. Allah menciptakan manusia dalam beragam suku, budaya, bahasa, dan keyakinan untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain. Dengan saling memahami dan menghormati perbedaan, kita dapat memperkuat persatuan dan menjalin harmoni dalam masyarakat.

[foto Kampanye Eno Syafrudien]

Diungkapkan pula oleh Eno Syafrudien, “Menghormati perbedaan adalah tanda kedewasaan spiritual. Dalam memahami dan menghormati keberagaman, kita mencerminkan nilai-nilai toleransi dan cinta kasih yang diajarkan dalam spiritualitas Islami.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *